Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

68 Persen Warga AS Ingin Perang dengan Iran Segera Diakhiri

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mayoritas warga Amerika Serikat menginginkan perang yang melibatkan negaranya dengan Iran segera dihentikan.

Mengutip Survei terbaru Economist/YouGov, Jumat, 5 Juni 2026, terungkap besarnya ketidakpuasan publik terhadap operasi militer yang dijalankan pemerintahan Presiden Donald Trump dan telah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Survei dilakukan pada 29 Mei hingga 1 Juni dengan melibatkan 1.604 responden dan margin kesalahan plus minus 3,5 poin persentase. 


Hasilnya memperlihatkan semakin kuatnya keinginan rakyat Amerika agar pemerintah segera mengakhiri perang dan mencari jalan keluar yang dapat mengurangi beban ekonomi maupun ketegangan politik yang terus meningkat.

Dikatakan bahwa 68 persen responden menilai Amerika Serikat seharusnya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Iran secepat mungkin. 

Hanya 11 persen yang menolak gagasan tersebut, sementara 21 persen lainnya menyatakan belum memiliki pendapat.

Konflik yang berkepanjangan disebut telah memberikan tekanan besar terhadap perekonomian global sekaligus merusak posisi Amerika Serikat di panggung internasional.

Dampak perang juga mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Penutupan Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dunia yang terjadi akibat agresi Amerika Serikat, telah memicu lonjakan harga energi.

Di tengah meningkatnya penolakan publik, Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Rabu, 3 Juni 2026 meloloskan kebijakan yang bertujuan memaksa Presiden Trump menghentikan perang terhadap Iran. 

Kebijakan itu disahkan dengan perolehan suara tipis 215 berbanding 208, setelah empat anggota Partai Republik bergabung dengan seluruh anggota Demokrat untuk mendukung usulan tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya