Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Habiburokhman Anggap Kritik Dino Patti Djalal Tidak Produktif

SELASA, 02 JUNI 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak produktif dan tidak berbasis informasi yang akurat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik. Namun, menurutnya, kritik Dino cenderung bernuansa serangan politik.

“Namun demikian, sebagai sesama anak bangsa, saya harus mengkritik balik Dino. Kritik beliau tidak produktif karena tidak berbasis info yang akurat,” kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.


Ia juga tidak sependapat dengan usulan Dino agar Prabowo mengurangi kunjungan luar negeri dan lebih banyak berkomunikasi melalui sarana virtual.

Menurut Habiburokhman, di tengah dinamika global saat ini, Presiden Prabowo justru perlu aktif membangun diplomasi langsung dengan para pemimpin dunia.

“Menurut kami, justru Presiden Prabowo harus sangat proaktif, baik menerima kunjungan maupun juga mengunjungi pemimpin negara lain,” ujarnya.

Habiburokhman bahkan menilai kurang etis jika mantan pejabat diplomasi mengkritik kinerja politik luar negeri pemerintahan yang sedang berjalan.

Sebelumnya, pada video yang diunggah 30 Mei 2026, Dino menilai frekuensi kunjungan luar negeri Prabowo terlalu tinggi dan menyarankan komunikasi dengan pemimpin dunia lebih banyak dilakukan melalui video call atau telepon guna menghemat anggaran negara.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya