Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Seskab Teddy Beberkan Alasan Utama Prabowo Sering ke Luar Negeri

SELASA, 02 JUNI 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tingginya frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama satu setengah tahun terakhir belakangan menjadi sorotan publik. 

Sejumlah pihak mempertanyakan intensitas lawatan tersebut, terutama terkait efektivitas dan dampaknya terhadap kepentingan nasional.

Kendati demikian, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, aktivitas diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan kebutuhan strategis di tengah situasi global yang masih dibayangi konflik dan ketidakpastian geopolitik.


Dalam unggahan video di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Selasa, 1 Juni 2026, Teddy menjelaskan bahwa Prabowo mulai memimpin Indonesia ketika dunia menghadapi berbagai krisis di sejumlah kawasan. 

Kondisi itu menuntut seorang kepala negara untuk membangun komunikasi dan hubungan yang erat dengan para pemimpin dunia demi menjaga kepentingan nasional Indonesia.

“Sebelumnya ada konflik di Ukraina, ada di Venezuela, kemudian sekarang ada di Iran dan Timur Tengah. Itu terlibat Saudi, Qatar, Bahrain, UAE dan lain sebagainya,” kata Teddy.

Menurut Teddy, hubungan baik antarnegara tidak dapat dibangun secara instan ketika situasi darurat sudah terjadi. Karena itu, diplomasi harus dilakukan secara konsisten melalui pertemuan langsung dan pendekatan personal antarpemimpin negara. 

“Jadi setiap pemimpin tentunya harus bangun hubungan yang dekat antar pemimpin dunia. Dan kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan. Tidak, kita harus panen hubungan yang baik. Lalu bila suatu saat ada kondisi mendesak kita bisa minta bantuan dan begitu pula sebaliknya," tegasnya.

Sebagai bukti konkret, Teddy memaparkan sejumlah capaian yang diraih Indonesia dalam kurun waktu tersebut. 

Di antaranya keberhasilan bergabung dengan BRICS, tercapainya tarif 0 persen dengan Uni Eropa setelah proses negosiasi yang berlangsung belasan tahun, serta masuknya investasi senilai sekitar Rp2.430 triliun berdasarkan data BKPN. 

Bahkan, kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan pada bulan lalu disebut menghasilkan komitmen investasi baru sekitar Rp575 triliun.

Selain capaian ekonomi, Teddy juga menyoroti penguatan alat pertahanan dari berbagai negara mitra serta kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

“Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jamaah haji,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya