Berita

Ilustrasi (RMOL viia Gemini AI)

Bisnis

Indeks Dolar AS Rebound ke 99,195 di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah

SELASA, 02 JUNI 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) di pasar uang New York menguat pada akhir perdagangan Senin 1 Juni 2026 waktu setempat, didorong meningkatnya permintaan aset aman di tengah rapuhnya proses negosiasi antara AS dan Iran. 

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama dunia, naik 0,18 persen ke level 99,195 setelah sebelumnya melemah 0,4 persen sepanjang pekan lalu.

Sentimen pasar berubah setelah media Iran melaporkan Teheran menghentikan komunikasi dengan Washington menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketidakpastian tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan mendorong kenaikan harga minyak.


Selain faktor safe-haven, Dolar juga mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga jika lonjakan harga energi memicu tekanan inflasi yang lebih besar.

Meski demikian, penguatan dolar sempat tertahan setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan adanya komunikasi tidak langsung dengan Hizbullah yang mengindikasikan peluang meredanya ketegangan di kawasan.

Pelaku pasar kini menantikan laporan ketenagakerjaan AS pada Jumat mendatang untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve. Data tersebut diperkirakan menjadi katalis utama pergerakan dolar dalam jangka pendek.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya