Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Ambles, Logam Mulia Lainnya Kompak Melaju

SELASA, 02 JUNI 2026 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia melemah akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Konflik ini memicu lonjakan harga minyak yang memperkuat kekhawatiran inflasi. 

Akibatnya, muncul ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan ada peluang 54 persen untuk kenaikan suku bunga sekali lagi tahun ini.

Suku bunga yang tinggi serta penguatan Dolar AS menjadi penekan utama harga emas, karena membuat logam mulia ini menjadi lebih mahal bagi investor asing dan kalah menarik dibanding aset yang memberikan imbal hasil (seperti obligasi).


Harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup anjlok 1,9 persen ke posisi 4.506,30 Dolar AS per ons, pada penutupan perdagangan Senin 1 Juni 2026.

Sementara emas spot turun 1 persen menjadi 4.489,34 Dolar AS per ons.

Harga logam lainnya mayoritas menguat. Perak stabil di 75,26 Dolar AS per ons, platinum naik 0,7 persen ke 1.929,60 Dolar AS per ons, dan paladium naik 0,9 persen ke 1.366,44 Dolar AS per ons. 

Investor kini menunggu rilis data ketenagakerjaan AS serta pernyataan pejabat The Fed pekan ini untuk membaca arah kebijakan moneter. 

Meski jangka pendek tertekan, analis menilai prospek jangka panjang emas tetap positif (bullish) karena bank-bank sentral diperkirakan akan terus memborong emas dalam setahun ke depan setelah situasi geopolitik dan harga energi mulai stabil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya