Berita

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Menkop Siap Jalankan Arahan Presiden Bangkitkan Ekonomi Pancasila

SENIN, 01 JUNI 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Presiden menegaskan bahwa Pancasila merupakan pegangan kokoh bangsa Indonesia dalam menyatukan keberagaman, memperkuat semangat gotong royong, mewujudkan keadilan sosial, serta menjaga perdamaian dan persatuan nasional. Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan transformasi besar-besaran pada sistem ekonomi nasional.

Dalam amanatnya, Prabowo menyerukan pentingnya membumikan Ekonomi Pancasila dan membangkitkan peran koperasi sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan. Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk jujur melihat realitas ekonomi saat ini. Ia menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama beberapa dekade terakhir belum sepenuhnya merata dan dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat.


Presiden juga menekankan bahwa cita-cita para pendiri bangsa yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 33 harus diwujudkan melalui penguatan koperasi sebagai usaha bersama yang berlandaskan asas kekeluargaan. Koperasi harus bangkit dan menjadi instrumen utama untuk mengangkat rakyat dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. 

Sejalan dengan itu, pemerintah terus menjalankan transformasi pembangunan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila, dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui koperasi dan ekonomi desa.

"Sangat jelas diamanatkan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Karena itu, koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit! Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan," tegasnya.

Sebagai upaya mendukung transformasi tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Selain penguatan koperasi dan ekonomi desa, pemerintah menerapkan kebijakan ketat terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Menutup amanatnya, Presiden mengingatkan kembali pesan Proklamator Bung Karno agar bangsa Indonesia berani berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Ia optimistis, jika Pancasila dijalankan secara sungguh-sungguh—terutama di bidang ekonomi—Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang kuat, disegani, dan mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia.

"Mari kita jaga Pancasila, mari kita amalkan Pancasila, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat," ucap Presiden.

Menanggapi pidato dan arahan Presiden, Menkop Ferry Juliantono menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mewujudkan cita-cita Ekonomi Pancasila. Ia menegaskan, Kementerian Koperasi akan mengakselerasi penguatan sektor ekonomi kerakyatan ini, salah satunya melalui optimalisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

?"Apa yang disampaikan Presiden Prabowo adalah mandat ideologis sekaligus operasional bagi kami. Kementerian Koperasi siap menerjemahkan arahan tersebut di lapangan. Lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), kita akan memperkuat fondasi ekonomi dari akar rumput, memastikan desa menjadi pusat pertumbuhan baru, dan menjadikan koperasi sebagai benteng utama pertahanan ekonomi warga," ujar Menkop.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya