Berita

Ambulans mengevakuasi pria yang jatuh dari lantai dua Lawang Sewu Semarang. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Pria Bawa Mandau Jatuh dari Lantai Dua Lawang Sewu, Uji Nyali?

JUMAT, 29 MEI 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengunjung destinasi wisata bersejarah Lawang Sewu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang mendadak geger. Seorang pria berinisial HA (32) jatuh dari lantai dua gedung tua tersebut pada Jumat, 29 Mei 2026 sekitar pukul 18.15 WIB.

Korban yang diketahui merupakan warga Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat itu langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius dan patah kaki.

Saat dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar, korban kedapatan membawa senjata tajam tradisional suku Dayak jenis mandau.


Menurut kesaksian Santo, salah satu pengunjung di lokasi kejadian, dirinya sempat melihat korban berdiri seorang diri di lantai dua beberapa menit sebelum peristiwa itu terjadi. Atmosfer Lawang Sewu yang wingit sempat membuat saksi berpikir hal lain.

"Saya sempat mikir dia (korban) sedang uji nyali," ungkap Santo dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Namun tak berselang lama, suasana berubah mencekam saat terdengar teriakan histeris dari pengunjung lain. Santo pun terkejut saat melihat korban sudah terkapar di lantai dasar gedung.

Aparat kepolisian dari Polsek Semarang Tengah bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban murni terjatuh karena kehilangan keseimbangan, bukan karena sengaja melompat untuk mengakhiri hidup.

"Korban terjatuh karena terpeleset, bukan karena melompat atau melakukan percobaan bunuh diri," tegas Kompol Sugito.

Terkait senjata tajam yang dibawa oleh korban, Kapolsek membenarkan adanya penyitaan tersebut guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif korban membawa sajam ke area wisata.

"Petugas juga mengamankan senjata tajam jenis mandau milik korban di sekitar lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Saat ini, HA masih dalam penanganan intensif tim medis untuk memulihkan luka dan patah kaki yang dideritanya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya