Berita

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, saat hadir membuka kegiatan L1ON di Padma Plaza Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 29 Mei 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Tak Perlu Lama, Surat Izin Nakes Diproses Cukup 1 Jam

JUMAT, 29 MEI 2026 | 19:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan lompatan ekstrem dalam reformasi birokrasi pelayanan publik khususnya bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes). 

Pengurusan dokumen Surat Izin Praktik (SIP) yang semula memakan waktu hingga empat hari kerja kini dipangkas drastis menjadi hanya satu jam selesai melalui inovasi Layanan One Hour Named dan Nakes (L1ON).

Langkah taktis tersebut ditegaskan Agustina, yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, saat hadir membuka kegiatan L1ON di Padma Plaza Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 29 Mei 2026. 


Kebijakan akselerasi ini diambil sebagai wujud nyata perbaikan sistem operasional serta percepatan pelayanan publik, tanpa menurunkan standar verifikasi kompetensi para pemohon.

"Kalau dulu ada jargon lama birokrasi yang berbunyi 'kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah', maka kalimat itu sama sekali tidak berlaku lagi di Kota Semarang," kata Handi.

"Hari ini kami buktikan bahwa pengurusan izin praktik dijamin selesai dalam waktu satu jam, karena hambatan selama ini sebenarnya bukan pada kompetensi tenaga kesehatan kita, melainkan pada panjangnya antrean sistem administrasi lama," tegasnya.

Dia menegaskan SIP merupakan instrumen vital untuk perlindungan hukum Nakes sekaligus jaminan keselamatan bagi pasien. Melalui kemudahan akses ini, Kota Semarang mengambil langkah cepat membenahi prosedur perizinan sekaligus menjawab tantangan adanya celah dalam sistem administrasi perizinan yang terjadi di tingkat nasional.

“Kota Semarang ingin hadir menjadi bagian dari solusi di tingkat nasional. SIP ini adalah fondasi legalitas bahwa orang yang menangani pasien benar-benar memiliki kewenangan, terverifikasi, dan bisa dimintai pertanggungjawaban hukum,” lanjutnya.

Inovasi mutakhir ini sekaligus didapuk sebagai salah satu dari 17 Kado Hebat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang. 

Pemkot Semarang sengaja merancang kado yang secara khusus menyasar para pelayan publik di garda terdepan kesehatan agar mereka mendapatkan kenyamanan dan kepastian hukum dalam bekerja.

Langkah mempermudah para nakes ini diyakini akan membawa efek domino yang positif bagi warga kota. Ketika para tenaga kesehatan mendapatkan kepastian hukum dan kemudahan administrasi dengan cepat, secara otomatis fokus pelayanan serta kualitas perawatan kepada masyarakat luas akan meningkat drastis.

Kelancaran layanan satu jam ini terwujud berkat integrasi platform digital nasional seperti Satu Sehat dan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK). 

Basis data yang valid tersebut mempermudah kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan Kota Semarang, DPMPTSP Kota Semarang, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melakukan verifikasi secara akurat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya