Berita

Pengamat politik Citra Institute, Efriza. (Foto: Istimewa)

Politik

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Dinilai Bermuatan Politik

KAMIS, 28 MEI 2026 | 11:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeliling Indonesia dinilai tidak memerhatikan etika politik karena saat ini belum memasuki masa kampanye.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai Jokowi sebagai tokoh politik yang pernah menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia tentu memiliki motif dalam setiap langkah politiknya.

“Langkah Jokowi ini justru menunjukkan sosok politisi yang tidak layak ditiru dari sisi kiprah politiknya. Jokowi malah memperlihatkan ketidaksantunan dalam berpolitik dan bernegara,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 28 Mei 2026.


Menurut Efriza, agenda keliling Indonesia yang akan dilakukan Jokowi tidak dapat dilepaskan dari kepentingan dan pesan politik, meskipun disebut sebagai respons atas permintaan masyarakat.

“Sebab saat ini bukan musim kampanye. Berkeliling Indonesianya Jokowi kuat diduga membawa misi dan pesan politik,” katanya.

Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu juga menilai langkah Jokowi tersebut mencerminkan sikap yang tidak negarawan.

“Bahkan tindakan Jokowi ini dapat dikategorikan sebagai sikap yang tidak nasionalis, tidak patriotik, dan tidak menunjukkan penghormatan terhadap etika,” demikian Efriza.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya