Berita

Komplotan begal yang diamankan Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

Kemhan Jelaskan Dasar Keterlibatan TNI dalam Patroli Anti Begal di Jabodetabek

RABU, 27 MEI 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI buka suara terkait keterlibatan TNI, khususnya pasukan Batalion Tempur Kodam Jaya/Jayakarta, yang ikut berpatroli bersama Polda Metro Jaya untuk mengatasi kejahatan begal di wilayah Jabodetabek.

Belakangan, aksi kejahatan jalanan dan begal kerap terjadi di kawasan tersebut.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan, Rico Ricardo Sirait, menjelaskan keterlibatan TNI dalam patroli itu masuk dalam tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).


“Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Rico saat dihubungi, Selasa, 26 Mei 2026.

Rico menegaskan, seluruh pelaksanaan patroli tetap mengedepankan profesionalisme dan koordinasi dengan Polri.

“Yang dilakukan di wilayah Kodam Jaya lebih dalam konteks dukungan kewilayahan, patroli bersama, dan penguatan deterrence agar masyarakat merasa aman. Sejalan dengan yang disampaikan Bapak Menhan, kehadiran satuan teritorial TNI di tengah masyarakat juga diharapkan dapat membantu menekan potensi kriminalitas dan menciptakan stabilitas wilayah,” ujarnya.

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” sambung Rico.

Sebelumnya, TNI melalui Kodam Jaya/Jayakarta mengerahkan satuan Batalion Tempur untuk membantu tugas Polda Metro Jaya dalam memberantas aksi begal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya