Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Bakal Dikenang sebagai Pemimpin Besar Jika Berani Keluarkan Dekrit

RABU, 27 MEI 2026 | 05:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerakan Muda (Gema) Nasional menyerukan dengan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah besar dan bersejarah, yakni mengeluarkan Dekrit Presiden guna mengembalikan Indonesia kepada UUD 1945 asli.

Menurut Ketua Umum Gema Nasional, Eko Saputra, bangsa ini sedang berada di titik kritis. Sistem ketatanegaraan pasca-amandemen telah melahirkan banyak penyimpangan. 

“Demokrasi yang semakin dikuasai oligarki, hukum yang kehilangan wibawa, lembaga negara yang saling melemahkan, serta kedaulatan rakyat yang semakin tersandera oleh kepentingan elite dan transaksi politik,” ucap Eko kepada RMOL di Jakarta, Selasa malam, 26 Mei 2026.


Lanjut dia, kondisi karut-marut ini tidak bisa lagi dijawab dengan retorika atau tambal sulam kebijakan. Indonesia membutuhkan langkah konstitusional yang tegas, berani, dan berpihak pada cita-cita asli para pendiri bangsa.

“Gema Nasional menilai bahwa UUD 1945 hasil amandemen telah menjauhkan Indonesia dari ruh negara yang sesungguhnya. Semangat gotong royong telah tergantikan oleh liberalisasi politik. Kedaulatan rakyat telah berubah menjadi kedaulatan modal. Negara semakin kehilangan arah,” jelasnya.

Maka dari itu, ia meminta Presiden Prabowo tidak boleh ragu dalam mengambil sikap.

“Sebagai pemimpin yang lahir dari semangat nasionalisme dan perjuangan untuk mengembalikan kejayaan Indonesia, beliau memiliki legitimasi moral dan tanggung jawab sejarah untuk memperbaiki fondasi negara,” tutur dia.

Masih kata Eko, Dekrit Presiden untuk kembali ke UUD 1945 asli bukan tindakan ekstrem melainkan tindakan penyelamatan nasional.

Sambungnya, ini juga sejalan dengan semangat perjuangan yang selama ini menjadi bagian dari identitas ideologis Gerindra dalam memperkuat negara, menjaga kedaulatan, dan mengembalikan arah bangsa pada amanat para pendiri republik.

“Jika Presiden Prabowo sungguh ingin dikenang sebagai pemimpin besar yang menyelamatkan bangsa, maka keberanian mengeluarkan Dekrit Presiden untuk kembali ke UUD 1945 asli adalah ujian sejarah yang harus dijawab sekarang, bukan nanti,” imbuhnya.

“Gema Nasional mengingatkan, rakyat tidak butuh pemimpin yang sekadar mengelola krisis, rakyat butuh negarawan yang berani mengubah arah sejarah. Sudah saatnya Indonesia keluar dari jebakan sistem yang melemahkan bangsa. Sudah saatnya kembali pada konstitusi asli. Sudah saatnya Presiden Prabowo bertindak,” tandas Eko.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya