Berita

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama (bicara dengan mic). (Foto: Humas DJBC)

Hukum

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

SELASA, 26 MEI 2026 | 23:19 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kuasa hukum PT Blueray Cargo, Dinalara Dermawati Butar-butar, ragu amplop coklat bersandi "Kode 1" (atau kode Sales 2-1 DIR) benar-benar diterima Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama. Amplop diketahui berisi uang S$ 213.600 atau setara Rp2,97 miliar, diserahkan terakhir kali pihak Blueray Cargo sebagai suap importasi barang.

“Kalau menurut saya bisa jadi tidak sampai. Karena berdasarkan kesaksian di persidangan, uang untuk nomor satu selalu lewat nomor dua. Apakah nomor dua menyerahkan ke nomor satu? Kita tidak tahu," kata Dinalara kepada wartawan di Bogor, Senin, 25 Mei 2026.

Nomor dua yang dimaksud Dinalara adalah Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai yang kini menjadi terdakwa. KPK mengklaim memiliki bukti total suap yang digelontorkan Blueray Cargo ke Ditjen Bea Cukai mencapai Rp61,3 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura yang diserahkan dalam amplop sebanyak enam kali mulai dari Juli 2025 hingga Januari 2026.


Rizal sendiri disebut menerima amplop dengan kode 2-BR. Daftar lainnya adalah amplop berkode 3-SS adalah suap untuk Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono; dan berkode 4-OC untuk Kepala Seksi Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Orlando Hamonangan.

Lalu amplop berkode FLD adalah suap untuk Kepala Seksi Dukungan Operasional Intelijen Bagian Data Penindakan dan Penyidikan, Valdi; berkode BY untuk Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan Budiman Bayu; berkode HEN adalah Kepala Seksi Fasilitas Dit Hendi; dan berkode ITL adalah uang kas Seksi Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai. 

Dinalara mengungkap amplop suap yang disiapkan tiga pimpinan Blueray Cargo, yakni John Field, Dedy Kurniawan Sukolo dan Andri, tidak pernah diserahkan langsung oleh mereka kepada Djaka Budhi. Melainkan dititip ke Orlando Hamonangan.

“Klien saya tidak pernah berhubungan langsung dengan nomor 1 (Dirjen Bea Cukai). Nomor HP juga tidak tahu. Berkomunikasi pun tidak pernah,” katanya.

Selain itu ia menambahkan, daftar penerima suap lengkap dengan kode-nya berasal dari pihak Bea Cukai. Sementara tiga pimpinan Blueray Cargo hanya menyiapkan amplop sesuai daftar tersebut.

"Keterlibatan pimpinan tertinggi Bea Cukai tidak pernah secara tegas terungkap di persidangan.
Saksi dari pihak Bea Cukai mengaku daftar penerima amplop diperoleh dari atasannya. Dan saat ditanya siapa pimpinannya, dia menyebut dua orang yang sekarang jadi tersangka," tukasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya