Berita

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli. (Foto: Istimewa)

Nusantara

NU Siapkan Santri Penggerak di 16 Negara

SELASA, 26 MEI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon terus mengukuhkan posisinya sebagai episentrum kaderisasi strategis Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat nasional dan internasional.

Hal itu dibuktikan dengan kesuksesan pelaksanaan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) bagi kelas akhir di Pesantren Bina Insan Mulia.

PD-PKPNU ke-30 ini diikuti oleh 320 santri kelas 12 SMA, SMK, dan MA Bina Insan Mulia. Kegiatan berlangsung pada 22-24 Mei 2026 di Gedung Serba Guna Pesantren Bina Insan Mulia 1 dan Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2.


Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli (Imjaz) menyampaikan bahwa lulusan Bina Insan Mulia telah menyebar di 16 negara. Antara lain Cina, Rusia, Jepang, Mesir, Maroko, Jerman, Tunisia, Taiwan, Australia, Prancis, Singapura, Pakistan, Korea, Malaysia, Turkiye, Jordan, dan Oman.

Mereka melanjutkan studi ke berbagai kampus bertaraf internasional di berbagai jurusan untuk program S1, S2, dan S3. 

“Untuk lulusan tahun ini, sebanyak 70 persen akan meneruskan studi ke luar negeri. Supaya mereka bisa langsung ikut menggerakkan PCINU di berbagai belahan dunia sebagai motor dakwah Islam moderat," Kiai Imjaz, dikutip dari RMOLJatim, Selasa 26 Mei 2026,

Kiai Imjaz berpesan kepada para peserta agar mereka berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dengan cara mempraktikkan amaliyah, (ibadah), pemikiran ( fikroh), aktif di harokah (gerakan), dan siyasiyah (berpolitik) sesuai dengan Ideologi Aswaja.

PD-PKPNU menghadirkan instruktur Amir Makruf (Koordinator), Hilman Umar Bashori, Muh Mahmudi Abduh, Muhammad Zimamul Adli, dan Masyhari.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya