Berita

istri Sekjen DPP Partai Demokrat dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K (tengah). (Foto: Humas Demokrat)

Nusantara

Istri Sekjen Demokrat Raih Apresiasi Sekar Agni Negeri

SELASA, 26 MEI 2026 | 02:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Setelah mendapat penghargaan dari CNN Indonesia, kembali istri Sekjen DPP Partai Demokrat dr. Hj. Ratnawati raih apresiasi Sekar Agni Negeri dari Detik sebagai salah satu pemimpin perempuan yang mendorong penguatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat daerah. 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat ini dinilai aktif memperjuangkan isu pelayanan publik, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. 

Dengan latar belakang sebagai dokter, Ratnawati dapat membawa perspektif yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di Jawa Barat. 


"Alhamdulilah ini berkat doa suami, pastinya apresiasi ini sebagai motivasi tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD di Jawa Barat bagaimana Jawa Barat dari segi pembangunan lebih baik, masyarakat sehat," ucap Ratnawati dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 25 Mei 2026.

Di lingkungan legislatif Jawa Barat, Ratnawati menjadi salah satu figur perempuan yang menempati posisi strategis sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat. 

Kehadirannya mencerminkan representasi kepemimpinan perempuan di tingkat daerah yang turut berperan dalam proses pengambilan kebijakan serta penguatan fungsi pengawasan legislatif terhadap isu-isu publik yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Di sisi lain Ratnawati sebagai anggota DPRD terbaik 2025 dan membawa fraksi terbaik 2025 versi Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat. 

"Perempuan itu dapat menjadi memimpin. Karenanya sebagai ketua bagaimana menjalankan amanah masyarakat dan juga partai untuk kemajuan Provinsi Jawa Barat," ujarnya. 

Selain fokus pada isu kesehatan dan pelayanan masyarakat, Ratnawati juga aktif mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Ia menilai bahwa penguatan ekonomi daerah perlu dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. 

Konsistensinya dalam memperjuangkan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat menjadikan Ratnawati layak memperoleh apresiasi sebagai perempuan pemimpin daerah yang berkontribusi bagi pembangunan Jawa Barat.

Latar belakang Ratnawati sebagai seorang dokter memberikan warna tersendiri dalam perjalanan politiknya. Dia dinilai mampu menghadirkan perspektif kesehatan masyarakat ke dalam pembahasan kebijakan daerah. Terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan warga. Baginya, pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang memastikan masyarakat memperoleh layanan publik yang layak.

“Sebagai dokter, saya melihat langsung bagaimana kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau. Itu yang kemudian saya bawa ke ruang legislasi,” ungkapnya.

Di DPRD Jawa Barat, Ratnawati juga memegang posisi strategis. Yaitu sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur perempuan yang memiliki peran penting dalam proses pengambilan keputusan politik di tingkat daerah. Kehadirannya dinilai memperkuat representasi perempuan dalam kepemimpinan legislatif Jawa Barat.

Konsistensi Ratnawati dalam memperjuangkan pelayanan publik dan ekonomi kerakyatan membuatnya dinilai layak mendapat apresiasi sebagai perempuan pemimpin daerah yang berkontribusi bagi pembangunan Jawa Barat. Kiprahnya dianggap menjadi contoh bagaimana perempuan dapat mengambil peran penting dalam politik sekaligus membawa dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya percaya politik harus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketika masyarakat merasa terbantu dan diperhatikan, di situlah tugas sebagai wakil rakyat memiliki arti,” tandas Ratnawati.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya