Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: Dok. Kemenko Pangan)

Politik

Pengamat Kupas Peluang Zulhas Kena Reshuffle

MINGGU, 24 MEI 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Ucapan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung kemungkinan reshuffle terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas saat panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, dinilai pengamat politik Adi Prayitno sebatas guyonan. 

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai pernyataan Presiden untuk mencairkan suasana.

“Itu bercanda biasa. Sangat tak mungkin Zulhas di-reshuffle,” ujar Adi Prayitno kepada RMOL, Minggu, 24 Mei 2026.


Menurutnya, posisi Zulhas sebagai Ketua Umum PAN membuat hubungan politiknya dengan Prabowo sangat kuat. Apalagi, PAN dinilai menjadi salah satu partai yang paling loyal mendukung Prabowo sejak 2014.

“Apapun judulnya, Zulhas sebagai Ketum PAN paling loyal dan setia ke Prabowo sejak 2014 lalu. Dan prestasi sebagai menko dalam banyak hal dianggap sukses,” katanya.

Adi menilai Prabowo memang kerap melontarkan candaan politik yang membuat suasana menjadi lebih cair dan ramai diperbincangkan publik.

Di sisi lain, insiden salah penyebutan nama desa itu juga memunculkan kritik dari warganet. Sejumlah netizen menilai kesalahan semacam itu seharusnya tidak terjadi karena agenda kunjungan presiden telah dipersiapkan secara matang.

Bahkan, muncul komentar yang mempertanyakan validitas laporan lain yang disampaikan Zulhas kepada Presiden.

Menanggapi hal itu, Adi menilai kesalahan penyebutan nama desa bukan persoalan substansial dan tidak bisa dijadikan dasar untuk meragukan keseluruhan kinerja Menko Pangan.

“Kesalahan nama desa begitu bukan yang substansial,” pungkasnya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya