Berita

Menkop Ferry Juliantono dalam orasinya pada Sidang Terbuka Upacara Wisuda ke-13 Universitas Trilogi Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Lulusan Universitas Didorong Jadi Motor Penggerak Kopdes

MINGGU, 24 MEI 2026 | 07:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong para lulusan baru dan alumni perguruan tinggi untuk mengambil peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kini tengah masif dibangun oleh pemerintah.

Hal tersebut ditegaskan Menkop dalam orasinya pada Sidang Terbuka Upacara Wisuda ke-13 Universitas Trilogi Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026.

Ia menilai, tantangan bangsa saat ini bukanlah kekurangan ide, melainkan kebutuhan akan talenta muda yang mampu mengakselerasi ekosistem teknologi dan sosial (teknososiopreneur). 


"Ke depan, koperasi menjadi alternatif bagi platform masa depan. Badan usaha koperasi bisa menjadi pilihan dari para wisudawan-wisudawati untuk bisa bekerja dan terlibat di dalamnya," ujar Ferry.

Pemerintah, lanjut Menkop, membuka peluang besar bagi para alumni perguruan tinggi untuk mengisi posisi profesional di sektor ini. Saat ini, pemerintah sedang menjaring 30.000 manajer profesional yang akan dilatih pada Juni dan mulai diterjunkan ke seluruh pelosok Indonesia pada Agustus mendatang untuk mengelola KDKMP secara modern.

Selain sebagai pengelola, Menkop juga mendorong para alumni untuk berani melahirkan produk-produk lokal secara mandiri. Ia memberikan jaminan bahwa Kemenkop akan memberikan dukungan bagi produk inovasi para alumni untuk langsung diserap oleh pasar melalui jaringan distribusi pemerintah.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai Soko Guru perekonomian nasional guna menekan ketimpangan akibat pasar bebas. 
Kopdes diproyeksikan menjadi hub ekonomi yang memotong rantai pasok, menyediakan sembako murah, fasilitas kesehatan, hingga permodalan mikro guna menggempur praktik pinjol dan tengkulak.

Dia berharap, Universitas Trilogi dapat terus berada di posisi strategis dalam mencetak generasi teknososiopreneur yang tidak hanya menguasai teknologi dan adaptif terhadap disrupsi AI, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi untuk membangun ekonomi dari desa.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya