Berita

Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan avtur untuk mendukung penerbangan ke Lombok jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 aman. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Tiket Pesawat Melambung, Komisi V DPR Dorong Subsidi Avtur

SABTU, 23 MEI 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kenaikan harga tiket pesawat akibat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai turut memicu lonjakan harga avtur yang berdampak langsung pada tarif penerbangan nasional.

Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa mahalnya harga tiket pesawat kini telah menjadi keluhan masyarakat luas dan bukan lagi persoalan yang hanya dirasakan kalangan tertentu.

“Ini sebenarnya harga tiket pesawat menjadi salah satu aspirasi yang dari waktu ke waktu dikeluhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Saadiah kepada wartawan, Sabtu, 23 Mei 2026.


Menurutnya, transportasi udara saat ini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat karena menawarkan efisiensi waktu dan mobilitas yang tinggi. Karena itu, kenaikan tarif penerbangan sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak yang menjadi pengguna moda transportasi udara. Bukan lagi digunakan oleh kalangan ekonomi menengah ke atas saja, tetapi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas legislator Fraksi PKS tersebut.

Saadiah juga mengingatkan bahwa tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi memperburuk kondisi industri penerbangan. Penguatan dolar diperkirakan akan mendorong kenaikan harga avtur yang pada akhirnya berimbas pada tarif tiket pesawat.

“Dan juga dikhawatirkan jika terjadi dolar yang tinggi ini juga akan berpengaruh kepada kenaikan harga tiket,” ujarnya.

Dalam rapat bersama pemerintah sebelumnya, Komisi V DPR RI disebut telah meminta penjelasan sekaligus mendorong langkah konkret untuk menahan laju kenaikan harga tiket pesawat. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pemberian subsidi avtur seperti yang diterapkan di sejumlah negara.

“Kami harapkan agar jika avtur itu naik ada subsidi avtur seperti yang dilakukan oleh beberapa negara, misalnya Malaysia. Kenapa harga avtur naik tapi mereka bisa menstabilkan harga tiket, karena ada subsidi negara kepada avtur,” jelasnya.

Saadiah menilai Indonesia selama ini masih berfokus pada subsidi bahan bakar umum, sementara subsidi untuk avtur belum menjadi perhatian pemerintah.

“Indonesia subsidinya masih subsidi BBM, belum ada subsidi ke avtur. Sehingga diharapkan ada subsidi dari negara untuk harga avtur agar maskapai tidak kolaps dan tetap bisa melayani masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap pemberian subsidi avtur dapat membantu menstabilkan harga tiket pesawat sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan operasional maskapai.

“Sehingga pengguna maupun maskapai tidak terbebani, harga bisa distabilkan, dan yang kita harapkan itu bisa turun, jangan naik terus,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya