Berita

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Raden Adjeng Sondaryani. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

JUMAT, 22 MEI 2026 | 22:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) terus mendorong keterlibatan perempuan untuk berkontribusi lebih besar di industri energi, termasuk di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Komitmen itu disampaikan Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Raden Adjeng Sondaryani dalam talkshow bertema Women in STEM: Breaking Barriers and Building Inclusive Futures for Women and Girls pada gelaran Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026 di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Perempuan yang akrab disapa Inge itu menilai peluang perempuan untuk berkarier di sektor STEM kini semakin terbuka. Pertamina, kata dia, terus memberikan ruang bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis di perusahaan.


“Pertamina mempunyai komitmen untuk terus meningkatkan jumlah perempuan agar bisa lebih berkontribusi di bidang energi, tidak hanya di level pekerja tetapi juga di level manajerial,” ujar Inge.

Ia menjelaskan, saat ini banyak perempuan di Pertamina telah menduduki posisi manajerial, mulai dari Vice President hingga Direktur. Tantangan perempuan di sektor engineering saat ini juga sudah jauh berbeda dibanding masa lalu. Jika sebelumnya perempuan kerap dipandang sebelah mata di dunia teknik, kini kemampuan perempuan semakin diakui.

“Saya tidak percaya gender menjadi masalah. Selama kita punya kompetensi, mau belajar, punya kemampuan dan attitude yang baik, perempuan bisa memberikan kontribusi nyata di industri ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Inge juga berbagi pengalaman mengenai pentingnya manajemen waktu bagi perempuan pekerja agar dapat menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga.

“Kalau saya percaya waktunya tetap 24 jam, jadi semuanya soal time management. Persiapan harus senantiasa dilakukan lebih awal supaya semua kegiatan termonitor dengan baik dan tidak terlalu hectic,” tuturnya.

Ia pun melihat minat perempuan di bidang STEM terus meningkat. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya mahasiswi yang memilih jurusan teknik dan sains dibanding beberapa tahun lalu.

“Menjadi field engineer sekarang tidak harus laki-laki, perempuan juga punya kesempatan yang sama. Tidak ada perbedaan kesempatan, baik gaji maupun benefit, selama mempunyai kemampuan yang sama untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, Pertamina terus memperkuat kesetaraan gender melalui kebijakan Diversity, Equity, & Inclusion (DEI).

Selain itu, perusahaan juga menerapkan program respectful workplace guna mencegah diskriminasi di lingkungan kerja.

“Kebijakan ini membuka ruang yang sebesar-besarnya kepada seluruh pekerja Pertamina tanpa melihat gender-nya, namun pada kompetensi dan kapabilitasnya. Semuanya bekerja sama untuk mendukung tugas Pertamina menjaga ketahanan energi nasional,” kata Baron.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya