Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Purbaya Soal Pencopotan Dirjen Bea Cukai: Kita Lihat Minggu Depan

JUMAT, 22 MEI 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa keputusan mengenai pencopotan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama akan diputuskan dalam waktu dekat.  

Hal itu disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo dan sejumlah menteri bidang ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. 

Saat didesak mengenai kepastian pencopotan Djaka Budhi Utama, Purbaya belum bersedia memberikan jawaban tegas dan hanya meminta publik menunggu perkembangan hingga pekan depan.


“Ya kita lihat minggu depan ya,” jawabnya.

Purbaya memastikan langkah yang diambil Kementerian Keuangan tidak akan lepas dari instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Saya akan ikutin perintah Bapak Presiden,” ujar Purbaya kepada wartawan.

Sebelumnya, Purbaya menyatakan siap mencopot Djaka apabila dugaan penerimaan suap dan gratifikasi terkait perusahaan logistik Blueray Cargo yang terungkap dalam persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terbukti benar. 

"Kalau orang nuduh bisa aja, tapi kalau terbukti ya sudah," kata Purbaya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis 21 Mei 2026.

Dalam sidang tersebut, jaksa mengungkap dugaan aliran uang sebesar 213.600 dolar Singapura atau sekitar Rp2,9 miliar kepada Djaka melalui pembagian amplop berkode angka yang diduga berasal dari Bos Blueray Cargo, John Field. 

Jaksa juga menyebut perkara dugaan suap dan pemberian fasilitas impor senilai total lebih dari Rp62 miliar itu akan diproses lebih lanjut dalam berkas terpisah yang melibatkan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya