Berita

Menteri Negara sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Pantai Gading, Nialé Kaba dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita (Foto: Istimewa)

Dunia

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

JUMAT, 22 MEI 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan internasional terhadap inisiatif otonomi Sahara Maroko kembali menguat. 

Kali ini, Pemerintah Pantai Gading (Côte d’Ivoire) menegaskan kembali dukungan penuh terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk kawasan Sahara.

Penegasan tersebut disampaikan dalam komunike bersama yang diterbitkan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita, dengan Menteri Negara sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Pantai Gading, Nialé Kaba, di Rabat pada Kamis, 21 Mei 2026 waktu setempat.


Dalam kunjungan kerja pertamanya ke Maroko, Nialé Kaba kembali menegaskan posisi negaranya yang selama ini konsisten mendukung Rabat. 

“Dukungan konstan Pantai Gading terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan atas seluruh wilayahnya, termasuk wilayah Sahara," tegas Kaba.

Tidak hanya itu, Pantai Gadingjuga menegaskan dukungan negaranya terhadap Inisiatif Otonomi yang diusulkan Maroko sebagai jalan keluar politik bagi sengketa Sahara. 

Dalam semangat yang sama, Abidjan menyambut baik adopsi Resolusi 2797 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 31 Oktober 2025.

Menurut komunike bersama, Pantai Gading menilai resolusi tersebut memberikan landasan yang kuat bagi penyelesaian politik yang berkelanjutan. 

"Inisiatif otonomi yang diajukan Maroko sebagai satu-satunya landasan yang serius, kredibel, dan langgeng untuk mencapai solusi politik atas sengketa Sahara," tegasnya.

Sementara itu, Bourita menyampaikan apresiasi atas sikap Pantai Gading yang dinilai tidak pernah bergeser dalam mendukung posisi Maroko. 

Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara terus berkembang dalam kerangka kemitraan strategis yang erat dan saling menguntungkan.

Sebagai bukti konkret kedekatan hubungan bilateral tersebut, Bourita menyinggung pembukaan Konsulat Jenderal Pantai Gading di Laayoune pada 18 Februari 2020.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya