Berita

Sembilan WNI yang berhasil dibebaskan dari tahanan Israel (Foto: Instagram @globalpeaceconvoy)

Dunia

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

JUMAT, 22 MEI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia terus mengawal proses pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 setelah dibebaskan dari penahanan militer Israel. 

Saat ini, para relawan tersebut masih menjalani sejumlah prosedur administrasi dan pemeriksaan kesehatan di Turki sebelum kembali ke Tanah Air.

Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menjelaskan bahwa otoritas setempat masih melakukan serangkaian proses yang harus dilalui para WNI setelah bebas dari tahanan militer Israel.


"Akan ada proses testimoni, visum dan tes kesehatan oleh pihak Turki dan secepatnya akan kita pulangkan ke tanah air jika proses di Turki sudah selesai," ujar Achmad Rizal Purnama dalam pernyataannya, Jumat, 22 Mei 2026.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, sebelumnya mengumumkan bahwa seluruh WNI yang ditahan telah tiba dengan selamat di Istanbul pada Kamis, 21 Mei 2026. 

Dia menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan lancar. 

"Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar sehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin," kata Menlu.

Di sisi lain, pemerintah tetap menyuarakan kecaman atas perlakuan yang diterima para relawan selama berada dalam tahanan militer Israel. Indonesia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.

"Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan," tegas Sugiono.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya