Berita

Gedung Pertamina. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Hadapi Dinamika Global, Pertamina Perkuat Fondasi Lewat Pengelolaan Risiko yang Adaptif

KAMIS, 21 MEI 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dinamika global yang terus bergejolak menuntut industri energi bergerak lincah. Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina (Persero) menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) untuk memperkuat tata kelola risiko yang adaptif dan terintegrasi di seluruh lini bisnis.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, menyatakan bahwa pengelolaan risiko yang solid adalah kunci utama untuk menjamin keberlanjutan pasokan energi ke masyarakat.

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi melalui pengelolaan risiko yang adaptif," kata Siddik dalam upacara peringatan Harkitnas di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.


Bagi Pertamina, manajemen risiko yang terintegrasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operasional dan memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga aman.

Siddik membeberkan, ketahanan energi nasional saat ini sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan global serta kesiapan menyediakan energi bagi generasi mendatang.

"Pertamina terus memperkuat tata kelola risiko di seluruh lini bisnis, penguatan aspek HSSE, transformasi digital, serta pengembangan energi rendah karbon guna menghadapi tantangan masa depan,” urainya.

Di sisi lain, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menilai manajemen risiko di internal saja tidak cukup tanpa adanya dukungan dari masyarakat selaku konsumen.

Ia mengimbau masyarakat ikut ambil bagian dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui tindakan nyata, salah satunya dengan cara menggunakan energi secara bijak dan efisien.

“Banyak langkah yang bisa kita lakukan, di antaranya bijak dalam menggunakan energi. Kalau ini dilakukan secara bersama-sama, maka dampaknya pasti akan terasa besar. Ini juga adalah bagian dari kebangkitan nasional,” pungkas Baron.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya