Berita

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu malam, 17 September 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Bisnis

Menko Polkam Pastikan Negara Kerja Keras Bebaskan WNI yang Ditahan Militer Israel

KAMIS, 21 MEI 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus mengupayakan keselamatan dan pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Karo Humas dan Data Informasi Brigjen TNI Honi Havana mengatakan, Menko Polkam memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut dan memastikan negara hadir untuk melindungi para WNI.

“Bapak Menko Polkam memberi perhatian serius terhadap penahanan WNI oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dan memastikan negara terus bekerja keras mengupayakan keselamatan serta pembebasan seluruh WNI tersebut,” ujar Honi dalam keterangan resmi, Kamis 21 Mei 2026.


Pemerintah, lanjutnya, akan menempuh seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan WNI, kebebasan pers, serta prinsip-prinsip kemanusiaan.

Kemenko Polkam juga mendorong penguatan koordinasi lintas instansi, termasuk menjalin komunikasi dengan negara sahabat dan organisasi internasional.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari keterangan resmi pemerintah.

“Negara akan terus memastikan perlindungan dan keselamatan WNI sebagai prioritas utama,” kata Honi. Ia menambahkan, komitmen tersebut juga mencakup upaya penyelamatan empat WNI yang disandera di perairan Somalia sejak akhir April lalu.

Berikut daftar 9 WNI yang ditahan militer Israel:

1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI – Dompet Dhuafa)
2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa)
3. Andi Angga Prasadewa (GPCI – Rumah Zakat)
4. Asad Aras Muhammad (GPCI – Spirit of Aqso)
5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171)
6. Bambang Noroyono (Republika)
7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika)
8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo)
9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya