Berita

Mufli Budi Ananda dan Raffi Ahmad. (Foto: Istimewa)

Politik

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

SENIN, 29 JUNI 2026 | 00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nama Mufli Budi Ananda lagi menjadi perbincangan di media sosial gara-gara  masuk dalam jajaran komisaris PT Krakatau Posco. 

Dalam struktur tersebut, Mufli Budi Ananda tercatat menjabat sebagai Komisaris, mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Sementara posisi Presiden Direktur masih dipegang oleh Kim Young-Joong.

Padahal selama ini Mufli dikenal sebagai asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Ia mendampingi berbagai aktivitas, baik dalam urusan bisnis maupun kegiatan sehari-hari.


Banyak warganet mempertanyakan kompetensi yang menjadi dasar penunjukan Mufli, mengingat ia sebelumnya lebih dikenal sebagai asisten pribadi dibandingkan memiliki pengalaman di industri baja atau sektor manufaktur.

"Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad menjadi Komisaris Krakatau Posco," tulis postingan X @GerradKevin, pada Minggu 28 Juni 2026.

Postingan yang kini menarik perhatian 3,4 juta pengguna X itu juga mempertanyakan terkait proses penunjukan Mufli, hingga memunculkan dugaan terkait adanya jalur orang dalam alias ordal.

"Tidak tahu, kok bisa? jalurnya gimana?" sambungnya.

"Lagi ramai soal komisaris usia 27 tahun yang belum berpengalaman, paling epic sih asisten Raffi Ahmad," tulis postingan Threads @paltiwest, pada Minggu 28 Juni 2026.

Berdasarkan penelusuran, Mufli diketahui merupakan lulusan Diploma Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung.

Setelah itu, Mufli melanjutkan studi pada Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada tahun 2014.

Menurut data yang tercantum dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018-2019.

Sehingga, asisten Raffi Ahmad itu diduga belum menuntaskan pendidikan S1.

PT Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan, antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan perusahaan baja asal Korea Selatan, POSCO.

Perusahaan yang berlokasi di Cilegon, Banten, itu mengoperasikan salah satu pabrik baja terpadu terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 3 juta ton baja per tahun.

Hingga saat ini, PT Krakatau Posco belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan maupun mekanisme penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota dewan komisaris.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya