Berita

Profesor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Masdalina Pane berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Prof. Masdalina Pane:

Risiko Hantavirus Jadi Pandemi Rendah

KAMIS, 21 MEI 2026 | 02:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wabah hantavirus menyita perhatian publik, setelah virus ini terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina.

Epidemiolog sekaligus Profesor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Masdalina Pane mengatakan, hantavirus jenis HFRS dengan tingkat kematian (case fatality rate) sebesar 13 persen di Indonesia tergolong rendah. 

"Risiko tentu ada, tapi untuk mewabah, itu (peluangnya) rendah. Namun bukan berarti kita harus terlena," kata Masdalina saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang tayang pada Rabu 20 Mei 2026.


Karena yang menarik dari hantavirus ini, kata Masdalina, gejala awalnya tidak khas.

Kementerian Kesehatan mencatat sepanjang 2024-2026 ada 23 kasus hantavirus di Indonesia. Dari angka itu, 20 orang sembuh dan 3 pasien meninggal dunia. 

Kecemasan masyarakat mulai muncul setelah ada laporan kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi Hantavirus jenis Andes. 

Sampai pertengahan Mei 2026, Dinas Kesehatan DKI mencatat ada enam suspek hantavirus yang masih dipantau hingga saat ini. Di Indonesia, virus ini ditularkan melalui tikus ke manusia.

Sejumlah gejala hantavirus disebut-sebut mirip tanda penyakit influenza, seperti demam.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya