Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

Politik

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

RABU, 20 MEI 2026 | 21:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan peserta aksi damai usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. 

Kehadiran kepala negara di tengah massa yang berkumpul sejak pagi itu langsung memantik antusiasme para peserta aksi yang datang dari berbagai daerah.

Saat melintas di depan Gedung DPR RI, Prabowo tampak melambaikan tangan kepada massa. 


Sapaan singkat tersebut disambut sorak dukungan dari peserta aksi yang terdiri dari petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, nelayan, mahasiswa, organisasi masyarakat hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.

Aksi damai itu digelar Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta.

Massa membawa berbagai spanduk dan menyampaikan aspirasi terkait pentingnya pembangunan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat kecil. 

Mereka menilai penguatan ekonomi kerakyatan menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan pembangunan nasional sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi petani, pedagang pasar, nelayan, dan pelaku usaha kecil agar mampu berkembang di tengah persaingan ekonomi.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal pemerintah. 

Agenda tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan dinilai menjadi momentum memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional yang berorientasi pada stabilitas dan pemerataan kesejahteraan.

Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan, menegaskan pembangunan ekonomi nasional harus menghadirkan keberpihakan nyata terhadap rakyat kecil.

Menurutnya, kelompok petani, pedagang pasar, nelayan, hingga pelaku UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang membutuhkan perlindungan dan kesempatan yang setara.

“Bagi kami, ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar atau segelintir orang. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil harus mendapat perhatian dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Aiman Adnan.

Aiman juga menilai arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila yang menekankan semangat kebersamaan, gotong royong, serta keadilan sosial. 

“Kami percaya Indonesia bisa lebih kuat jika ekonomi dibangun dengan semangat kebersamaan dan keberpihakan kepada rakyat,” kata dia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya