Berita

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

RABU, 20 MEI 2026 | 21:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komando operasi (Koops) TNI Habema menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ledakan yang terjadi di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu, 17 Mei 2026.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dengan tegas membantah bahwa ledakan itu bukan disebabkan oleh personel TNI/Polri. 

“Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI/Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut”, ucap Wirya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.


Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi di lapangan. 

“Namun demikian, dari temuan awal dapat kami sampaikan ?granat yang ditemukan di lokasi memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI,” jelasnya.? ?

Lanjut dia, TNI tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, apalagi di area ibadah. ?

“TNI selalu mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis dan melindungi masyarakat Papua,” ungkapnya.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya. Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua,” tambahnya.

Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban.

“Kami akan terus memberikan update perkembangan secara transparan sesuai fakta yang diperoleh dari tim di lapangan,” tandas Wirya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya