Berita

Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri. (Foto: Istimewa)

Politik

Presiden Komitmen Wujudkan Reformasi Menyeluruh Lembaga Pemerintahan

RABU, 20 MEI 2026 | 13:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen penuhnya untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap lembaga pemerintahan. Langkah ini diambil guna menciptakan sistem ketatanegaraan yang lebih efektif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan, Kepala Negara menghendaki adanya perubahan besar demi memperbaiki tata kelola kelembagaan negara.

Menurut Dofiri, reformasi yang diinstruksikan Presiden tidak boleh sekadar bersifat administratif. Seluruh institusi negara harus dipastikan bekerja optimal menjawab kebutuhan publik.


"Presiden menginginkan adanya perubahan yang berdampak signifikan pada sistem ketatanegaraan. Hal ini mencakup penjaringan aspirasi publik secara luas guna memastikan setiap institusi berfungsi optimal sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Ahmad Dofiri dikutip Rabu, 20 Mei 2026.

Mantan Wakapolri ini menambahkan, reformasi yang didorong pemerintah menggunakan pendekatan partisipatif dengan membuka ruang bagi aspirasi publik. Pemerintah ingin kebijakan yang lahir benar-benar berbasis kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.

"Jadi perintahnya sangat jelas sekali, jaring masukan dari masyarakat seluas-luasnya, dan Pak Presiden menyampaikan yang diinginkan itu memang semua lembaga perlu direformasi," tegasnya.

Di sisi lain, Dofiri memberikan peringatan keras agar momentum reformasi ini tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk melancarkan agenda provokatif yang bisa menggoyang stabilitas nasional.

Ia menekankan, reformasi harus menjadi alat untuk memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan, bukan ruang untuk menciptakan kegaduhan politik atau polarisasi baru. Pemerintah memastikan proses ini akan tetap berjalan di dalam koridor konstitusi.

"Dengan reformasi yang menyeluruh dan terukur, Presiden berharap lembaga-lembaga pemerintahan semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya