Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri. (Foto: Istimewa)
Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri. (Foto: Istimewa)
Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan, Kepala Negara menghendaki adanya perubahan besar demi memperbaiki tata kelola kelembagaan negara.
Menurut Dofiri, reformasi yang diinstruksikan Presiden tidak boleh sekadar bersifat administratif. Seluruh institusi negara harus dipastikan bekerja optimal menjawab kebutuhan publik.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42