Berita

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Ketua Banggar DPR: Kekhawatiran terhadap Fiskal Indonesia Tak Perlu Berlebihan

RABU, 20 MEI 2026 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia dinilai tidak perlu dibesar-besarkan meski tekanan ekonomi global masih berlangsung.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan kondisi fiskal pemerintah masih berada dalam batas aman, termasuk terkait defisit APBN 2026 yang belakangan menjadi sorotan investor dan pelaku pasar.

Menurut Said, persepsi negatif terhadap kesehatan fiskal Indonesia muncul akibat tingginya belanja pemerintah pada kuartal pertama tahun berjalan. Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut masih terkendali.


“Pengamat dan pelaku, para investor, semuanya melihat ada kekhawatiran tentang pengelolaan fiskal kita. Padahal defisitnya 3 persen plus lebih sedikit, itu baru kuartal pertama karena memang pemerintah melakukan *best effort* terhadap belanja di kuartal pertama,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia meyakini defisit APBN hingga akhir 2026 tidak akan melewati batas yang mengkhawatirkan.

“Saya yakin paling tinggi defisit kita di APBN 2026 itu sekitar 2,55 persen, maksimal 2,6 persen,” ujarnya.

Karena itu, Said meminta investor tidak membangun persepsi negatif terhadap kondisi fiskal nasional.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya