Berita

Pertemuan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan Perwakilan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) di Kompleks Parlemen, Senin, 19 Mei 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

SELASA, 19 MEI 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perwakilan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) sekaligus Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengaku belum menerima perkembangan terbaru terkait lima warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Hal itu disampaikan Juwaini usai bertemu pimpinan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 19 Mei 2026. 

Menurutnya, hingga kini posisi para aktivis masih berada di kawasan perairan antara Siprus dan Gaza. Ia menyebut situasi di lapangan masih terus dipantau oleh jaringan flotilla internasional.


“Sekarang masih di perairan antara Siprus dan Gaza,” kata Juwaini kepada wartawan.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat sekitar 450 aktivis yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Jumlah itu termasuk kapal-kapal observer yang tidak masuk dalam daftar resmi armada flotilla.

Meski terjadi penahanan terhadap sejumlah aktivis, Juwaini menegaskan misi menuju Gaza tetap berjalan dan tidak dihentikan.

“Apapun kondisinya kita tidak akan menghentikan,” ujarnya.

Lanjut dia, misi tersebut dilakukan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus mendorong berakhirnya blokade Gaza yang selama ini menghambat distribusi bantuan.

Adapun lima WNI yang dilaporkan ditahan Israel terdiri dari Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, jurnalis Republika Bambang Noroyono alias Abeng, serta Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, dan Andre Prasetyo Nugroho.

Kelima WNI itu diketahui mengikuti misi Global Sumud Flotilla yang berlayar dari kawasan Turki menuju Gaza.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya