Berita

Dosen lintas kampus. (Foto: Dokumnetasi Konfederasi ASPEK Indonesia)

Nusantara

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

SELASA, 19 MEI 2026 | 15:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah dosen dan pekerja kampus dari berbagai perguruan tinggi menginisiasi pembentukan serikat pekerja kampus guna memperjuangkan perlindungan kerja, kesejahteraan, hingga pengembangan karir akademik.

Inisiatif tersebut melibatkan dosen PNS, dosen non-PNS, dosen luar biasa (DLB), tenaga kependidikan, hingga pekerja perusahaan milik kampus.

Kegiatan inisiasi diisi jajaran Konfederasi ASPEK Indonesia, yakni President Muhamad Rusdi, Vice President Alfasah Saepuloh, dan Direktur Lembaga Kajian Abdurrahman Hakim.


Mereka menyoroti pentingnya ekosistem kerja kampus yang sehat dan kolaboratif, termasuk penguatan jejaring lintas disiplin untuk penelitian, pengabdian masyarakat, dan inovasi bersama.

Muhamad Rusdi mengatakan pekerja kampus membutuhkan ruang bersama untuk memperkuat solidaritas dan pengembangan profesional.

“Kampus membutuhkan ekosistem kerja yang sehat dan kolaboratif. Serikat pekerja dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan, memperluas jejaring, dan memastikan seluruh pekerja kampus memperoleh perlindungan kerja yang layak,” ujar Rusdi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Selain perlindungan kerja, serikat pekerja juga diharapkan dapat mendampingi dosen dalam pemenuhan jabatan fungsional dan pengembangan karir akademik, mulai dari publikasi ilmiah hingga penguatan jejaring riset.

Salah satu penggagas dari Universitas Brawijaya, Khoirul Umam Hasby, menilai kolaborasi lintas kampus perlu diperkuat.

“Selama ini banyak dosen dan pekerja kampus menghadapi tantangan pengembangan karir secara sendiri-sendiri. Melalui wadah bersama ini, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih terbuka, saling mendukung, dan berdampak bagi penguatan pendidikan tinggi,” jelasnya.

Para penggagas juga menyoroti perlindungan kerja bagi pekerja non-PNS dan tenaga pendukung kampus yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan tinggi.

Selain membangun jejaring nasional, serikat pekerja kampus juga diarahkan menjalin kerja sama dengan dunia industri dan organisasi internasional seperti UNI Global Union untuk memperkuat advokasi dan pengembangan kapasitas pekerja kampus.

Inisiatif ini digagas dosen dan pekerja dari sejumlah kampus, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Merdeka Malang, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya