Berita

Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Kemlu RI)

Dunia

Empat WNI Global Sumud Flotilla Masih Berlayar di Sekitar Siprus

SELASA, 19 MEI 2026 | 11:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri RI terus memantau situasi empat warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan International Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dan  kini masih berlayar di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.

Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang menjelaskan, berdasarkan data terbaru per Selasa, 19 Mei 2026, terdapat sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut. 

Dari jumlah itu, lima WNI dilaporkan telah ditangkap militer Israel di sekitar perairan Siprus. Sementara empat WNI lainnya diketahui masih berada di dua kapal berbeda yang tetap berlayar di sekitar Siprus. 


Kemlu menegaskan kondisi mereka masih sangat rawan lantaran sewaktu-waktu dapat mengalami intersepsi maupun penangkapan oleh militer Israel yang terus memperketat pengawasan di kawasan tersebut.

“Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Keempat WNI yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan dan sewaktu-waktu juga dapat mengalami intersepsi atau penangkapan oleh militer Israel,”  ujar Yvonne dalam pernyataan video, Selasa, 19 Mei 2026..

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Kemlu RI telah melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri, termasuk KBRI Ankara, KBRI Cairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul. 

Langkah mitigasi juga disiapkan, mulai dari penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila dokumen WNI disita, hingga dukungan medis bila dibutuhkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya