Berita

Ketua Umum PDRI, Dr. Vitri C. Mallarangeng (tengah), Ketua PIA Fraksi Demokrat DPR RI, Aliya Rajasa Yudhoyono, (tengah kanan) (Foto: Dokumentasi pribadi)

Politik

PDRI dan PAP Women’s Wing Perkuat Kolaborasi Politik Perempuan ASEAN

SELASA, 19 MEI 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) menerima kunjungan delegasi perempuan dari People’s Action Party (PAP) Women’s Wing Singapura dalam agenda diskusi dan pertukaran gagasan mengenai penguatan kepemimpinan perempuan di bidang politik dan pemerintahan.

Delegasi Singapura dipimpin Sim Ann yang menjabat sebagai Senior Minister of State Ministry of Foreign Affairs & Ministry of Home Affairs Singapura.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua PIA Fraksi Demokrat DPR RI, Aliya Rajasa Yudhoyono, bersama jajaran pengurus dan kader perempuan Partai Demokrat.


Ketua Umum PDRI, Dr. Vitri C. Mallarangeng, mengatakan Indonesia dan Singapura memiliki komitmen yang sama dalam memperkuat peran perempuan dalam demokrasi dan pembangunan bangsa.

Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi penting dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif, responsif, serta dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Perempuan memiliki kontribusi penting dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Vitri dalam keterangannya, Selasa, 19 Mei 2026.

Vitri menjelaskan, PDRI sebagai organisasi sayap perempuan Partai Demokrat terus mendorong penguatan partisipasi politik perempuan melalui pendidikan politik, pengembangan kepemimpinan, hingga advokasi kebijakan yang responsif gender.

Dalam forum tersebut, kedua delegasi juga membahas perjalanan reformasi di Indonesia yang membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat dalam politik, termasuk melalui kebijakan kuota 30 persen keterwakilan perempuan.

Saat ini, keterwakilan perempuan di parlemen Indonesia disebut meningkat dari sekitar 9 persen pada 1999 menjadi sekitar 21 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, delegasi Indonesia dan Singapura turut bertukar pandangan mengenai pengembangan kader perempuan muda, program mentorship, pendidikan kepemimpinan, serta peluang kerja sama bilateral antarorganisasi perempuan di kedua negara.

“PDRI berharap pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mempererat kolaborasi regional untuk mendorong lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan kawasan ASEAN,” tutup Vitri.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya