Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim. (Foto: Istimewa)

Politik

MUI: Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla Bentuk Ketakutan Israel

SELASA, 19 MEI 2026 | 05:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh tentara Israel, termasuk dua orang wartawan Republika yang ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.

Penangkapan tersebut terjadi saat kapal Global Sumud Flotilla berupaya menembus blokade Israel untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Gaza.

Sedikitnya 100 aktivis dilaporkan diamankan dalam operasi yang memicu kecaman internasional karena dinilai menghambat misi kemanusiaan sekaligus mencederai kebebasan pers.


Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim menilai, tindakan Israel menunjukkan ketakutan terhadap semakin besarnya solidaritas dunia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Atas nama MUI saya ingin menegaskan bahwa tindakan Israel yang menghalangi langkah kemanusiaan melalui kapal Sumud Flotilla termasuk penculikan wartawan Republika yang ikut serta dalam misi ini adalah tindakan yang memalukan,” tegas Sudarnoto, dikutip dari laman MUI, Selasa 19 Mei 2026.

Menurut Sudarnoto, tindakan tersebut semakin memperlihatkan bahwa Israel takut terhadap gerakan kemanusiaan dan suara internasional yang mendukung perdamaian sejati di Palestina.

Ia menegaskan, penangkapan terhadap wartawan maupun aktivis kemanusiaan tidak akan menghentikan dukungan dunia terhadap Palestina, bahkan justru akan memperbesar gelombang perlawanan global terhadap kebijakan Israel.

“Penculikan kepada wartawan Republika dan kepada siapapun yang berusaha menembus blokade Israel untuk misi kemanusiaan ini diyakinkan akan memperbesar perlawanan global kepada Israel,” kata Sudarnoto.

Prof Sudarnoto kemudian menyerukan kepada negara-negara yang selama ini membela Palestina agar segera mengambil langkah diplomatik dan hukum terhadap tindakan Israel tersebut.

Ia juga mendesak pemerintah Indonesia untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan langkah konkret dalam melindungi warga negara Indonesia yang ditahan Israel.

“Kepada pemerintah Indonesia saya juga mendorong langkah-langkah terukur untuk melindungi seorang warga negara yang diculik Israel, jangan biarkan ditahan oleh Israel,” pungkas Sudarnoto.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya