Berita

Ilustrasi penumpang di Stasiun Bandung. (Foto: Dok. Daop 2 Bandung)

Nusantara

Tiket Kereta Daop 2 Bandung Laris Manis Selama Libur Panjang

Okupansi Tembus 115 Persen
SELASA, 19 MEI 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Momentum libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026 menjadi berkah tersendiri bagi industri transportasi massal. 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh laku keras, bahkan melampaui total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Selama periode angkutan libur panjang dari Rabu, 13 Mei 2026 hingga Senin 18 Mei 2026, KAI Daop 2 Bandung awalnya menyediakan sebanyak 85.388 tempat duduk.


Namun, hingga Senin pagi, 18 Mei 2026, data sistem menunjukan angka penjualan tiket justru melonjak tajam mencapai 98.667 tempat duduk. Artinya, tingkat keterisian atau okupansi penumpang menyentuh angka 115,6 persen.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan, angka 100 persen tersebut terjadi karena adanya pola perjalanan penumpang yang dinamis di rute-rute tertentu.

"Satu tempat duduk bisa terjual kembali untuk penumpang baru setelah pelanggan sebelumnya turun di stasiun antara," ujar Kuswardojo, Senin 18 Mei 2026.

KAI Daop 2 Bandung mencatat puncak kepadatan arus balik dan keberangkatan penumpang terjadi pada Minggu 17 Mei 2026. Pada hari tersebut, sebanyak 20.992 pelanggan diberangkatkan secara bersamaan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2.

Stasiun Bandung menjadi titik keberangkatan paling padat selama periode libur panjang ini. Pada hari puncak tersebut, sebanyak 7.502 penumpang memadati Stasiun Bandung.

Sementara itu, tren berbeda terjadi di Stasiun Kiaracondong yang mencatatkan puncak kepadatan lebih awal, yaitu pada Kamis 14 Mei 2026, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 3.463 pelanggan.

Untuk mengantisipasi lonjakan minat masyarakat yang begitu masif, KAI Daop 2 Bandung total mengoperasikan hingga 28 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Jumlah ini mencakup 26 perjalanan KA reguler dan 2 perjalanan KA tambahan.

Dua armada ekstra yang dikerahkan merupakan KA tambahan relasi Bandung-Solo Balapan yang sengaja dihadirkan untuk menambah kapasitas angkut sekaligus memberikan pilihan waktu keberangkatan yang lebih fleksibel.

"KAI Daop 2 Bandung berkomitmen menjaga layanan terbaik dengan mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu," pungkas Kuswardojo, dikutip dari RMOLJabar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya