Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 18 Mei 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Kepala BIN Bungkam ke Wartawan Usai Rapat dengan DPR

SENIN, 18 MEI 2026 | 15:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Rapat kerja tertutup antara Komisi I DPR RI dan Badan Intelijen Negara (BIN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 18 Mei 2026, memunculkan tanda tanya lantaran minim penjelasan kepada publik.

Pertemuan tersebut membahas dua agenda sensitif, yakni deteksi dan pencegahan dini intelijen terhadap dinamika geopolitik global serta akselerasi strategi mitigasi stabilitas pertahanan dan keamanan nasional.

Namun usai rapat, Kepala BIN Muhammad Herindra memilih berlalu tanpa memberikan keterangan kepada wartawan yang telah menunggu di area doorstop.


Saat dicecar pertanyaan mengenai isi pembahasan hingga potensi ancaman geopolitik yang perlu diantisipasi masyarakat, Herindra tidak merespons. Ajudannya juga tampak defensif dan menghadang wartawan yang berusaha meminta penjelasan.

Sikap serupa juga ditunjukkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono. Ketika dimintai keterangan terkait hasil rapat, ia hanya mengacungkan jempol sambil berkata singkat, “Makasih ya,” sebelum meninggalkan lokasi.

Tertutupnya pembahasan memunculkan perhatian karena salah satu agenda rapat berkaitan langsung dengan dinamika geopolitik global dan stabilitas nasional.

Seiring dengan situasi ekonomi global yang belum stabil, isu pelemahan ekonomi juga mulai menjadi sorotan. Nilai tukar rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.663 per Dolar AS, memicu kekhawatiran terhadap tekanan eksternal yang dapat berdampak pada stabilitas nasional.

Karena itu, publik menilai penting adanya penjelasan umum mengenai arah mitigasi pemerintah terhadap potensi ancaman geopolitik dan ekonomi, meski substansi intelijen tetap bersifat rahasia.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya