Berita

Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati. (Foto: RMOL)

Nusantara

Dinkes Awasi Ketat Penyebaran Hantavirus di Jakarta

SENIN, 18 MEI 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Kesehatan DKI Jakarta meningkatkan pemantauan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan tiga kasus terkonfirmasi positif serta enam kasus suspek yang masih dalam pengawasan tenaga kesehatan di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti surat kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan terhadap penyebaran penyakit Hantavirus ini. Surat edaran kewaspadaan pun telah disampaikan ke seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta.

Selain itu, Dinkes DKI juga telah menempatkan beberapa RSUD sebagai rumah sakit sentinel untuk memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap suspek kasus Hantavirus.


"Juga ada tim gerak cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan dini apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan," katanya di Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 18 Mei 2026.

Ani mengingatkan Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus. Karena itu, masyarakat diminta mengenali tiga jalur utama penularan virus ini agar bisa melakukan pencegahan secara efektif.

Masyarakat diminta agar mewaspadai saat membersihkan sarang atau tempat-tempat yang dihuni banyak tikus. Ani mengatakan, masyarakat perlu menerapkan protokol pola hidup bersih dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

"Harus ada kewaspadaan karena penularannya ada beberapa macam," katanya.

Penularan penyakit ini bisa melalui inhalasi aerosol dari kotoran tikus, sekresi air liur, dan kencing. Jika kotoran tersebut mengering dan bercampur dengan partikel udara, maka bisa terhirup oleh manusia.

"Atau dengan kontak langsung kepada sekresi tikus yang terkontaminasi hanta atau kemudian secara langsung dengan gigitan tikus," kata Ani.

Karena itu, saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus perlu memastikan ventilasi udara dalam keadaan baik. Kotoran tikus juga perlu dibersihkan setelah disemprot dengan disinfektan terlebih dahulu.

"Kalau di rumah kita bisa menggunakan pemutih, cairan pemutih yang biasa ada di rumah sebagai disinfektan sebelum dibersihkan kotorannya," tandasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya