Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Inovasi Briket Jagung dan Pupuk Batu Bara Bantu RI Kurangi Ketergantungan Impor

MINGGU, 17 MEI 2026 | 16:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekad besar Indonesia untuk menghentikan ketergantungan impor melalui terobosan inovatif di sektor energi dan pertanian nasional. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026. 

Di tengah gejolak krisis energi global yang menekan banyak negara, Prabowo merasa optimistis setelah mengetahui terobosan Polri mengubah limbah tongkol jagung menjadi briket arang pengganti energi konvensional.


“Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak, tenang kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.' Waduh, luar biasa,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, inovasi tersebut menunjukkan bahwa bahan yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat diubah menjadi kekuatan baru yang bernilai strategis. 

Kepala Negara menilai keberhasilan itu lahir karena kedekatan aparat dengan masyarakat serta dunia akademik yang mendorong lahirnya solusi berbasis ilmu pengetahuan. 

“Karena kalian dekat sama rakyat, dekat sama kampus, dekat sama insinyur dan sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Selain briket jagung, Prabowo turut mengapresiasi inovasi pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai dapat menjadi lompatan besar menuju kedaulatan pertanian nasional. 

“Tadi juga pupuk dari batu bara ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk,” ujarnya.

Prabowo pun menegaskan bahwa implementasi luas atas inovasi tersebut harus menjadi prioritas nasional agar Indonesia benar-benar terbebas dari ketergantungan luar negeri. 

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya