Berita

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menteri PU Siapkan Rp4 Triliun Bangun Flyover-Underpass di Perlintasan KA

KAMIS, 14 MEI 2026 | 14:42 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk pembangunan flyover dan underpass di sejumlah perlintasan sebidang kereta api guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan akan dilakukan bertahap di titik-titik prioritas yang dinilai rawan.

“Kira-kira sudah kita kerjakan, tinggal 130-an lagi. Yang belum ini akan kita kerjakan secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran,” kata Dody di Jakarta, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.


Ia menyebut kawasan Bekasi Timur menjadi salah satu titik yang ikut mendapat perhatian, menyusul arahan Presiden terkait kebutuhan pembangunan flyover di lokasi tersebut.

Menurut Dody, mayoritas proyek nantinya akan berbentuk flyover karena dinilai lebih memungkinkan untuk diterapkan di banyak titik perlintasan.

Meski demikian, beberapa lokasi juga dimungkinkan dibangun underpass menyesuaikan kebutuhan teknis di lapangan.

Dody menjelaskan, anggaran Rp4 triliun tersebut sudah tersedia. Namun pembangunan akan berjalan sesuai kesiapan desain dan tahapan proyek di masing-masing daerah.

Saat ini, pemerintah masih memetakan titik prioritas bersama Kementerian Perhubungan untuk menentukan lokasi mana yang perlu dipercepat pengerjaannya.

“Nanti kita diskusi dengan Kementerian Perhubungan mana yang super prioritas, itu yang akan kita jalan cepat,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya