Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Bayang-Bayang Suku Bunga Tinggi

RABU, 13 MEI 2026 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas spot ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa 12 Mei 2026 seiring memudarnya harapan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah. 

Kenaikan harga energi ini meningkatkan kekhawatiran pasar dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral, termasuk Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga tinggi guna meredam inflasi. 

Meskipun emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai, kebijakan suku bunga tinggi tetap menjadi penekan utama bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil ini.


Dikutip dari Reuters, emas spot merosot 1,2 persen menjadi 4.678,49 Dolar AS per ons. Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,9 persen ke posisi 4.686,70 Dolar AS per ons. 

tekanan terhadap logam mulia juga diperparah oleh data inflasi konsumen Amerika Serikat bulan April yang mencatatkan lonjakan tahunan terbesar dalam tiga tahun terakhir. 

Di pasar logam lainnya, perak ikut menyusut 1,1 persen ke level 85,12 Dolar AS sementara platinum dan paladium masing-masing anjlok 1,5 persen dan 2 persen. 

Meski saat ini harga sedang melandai, sejumlah analis tetap optimis terhadap fundamental emas jangka panjang dan memproyeksikan adanya peluang pemulihan untuk mencetak rekor tertinggi baru pada tahun 2026.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya