Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Purbaya Siap Dipanggil DPR soal Rupiah Anjlok

SELASA, 12 MEI 2026 | 19:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku siap jika dipanggil Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait anjloknya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah pada Selasa 12 Mei 2026.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 115 poin atau 0,66 persen ke posisi Rp17.529 per Dolar AS. 

Purbaya mengaku hingga saat ini belum menerima undangan resmi dari DPR. Namun, ia menegaskan siap hadir apabila dipanggil.


“Iya kita siap. Saya belum tahu, belum ada undangannya. Tapi saya siap,” kata Purbaya saat ditemui di Kemenkeu, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026.

Meski demikian, Purbaya menegaskan persoalan nilai tukar rupiah merupakan kewenangan bank sentral, bukan Kementerian Keuangan.

“Kalau rupiah itu urusan bank sentral, bukan urusan Kementerian Keuangan,” kata Purbaya.

Ia menjelaskan, tugas menjaga stabilitas nilai tukar berada di tangan Bank Indonesia sesuai amanat undang-undang.

“Karena tugas bank sentral hanya satu menurut undang-undang, menjaga stabilitas dan nilai tukar,” sambungnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, DPR akan meminta penjelasan kepada pemerintah dan Bank Indonesia terkait pelemahan rupiah yang terus berlanjut.

“Ya tentu saja kami (DPR) akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujar Puan usai memimpin Sidang Paripurna di Gedung DPR.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya