Berita

Ilustrasi

Kesehatan

Gerakan Hidup Sehat Penting untuk Cegah Hantavirus

SELASA, 12 MEI 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat perlu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengantisipasi penularan virus Andes Hantavirus.

Menurut Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, gerakan hidup sehat perlu terus digencarkan sebagai langkah pencegahan di tengah munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia.

“Gerakan hidup sehat di tengah masyarakat perlu terus digencarkan sebagai upaya pencegahan,” ujar Justin, Selasa, 12 Mei 2026.


Ia juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan setelah muncul dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, di mana salah satunya berada di Jakarta.

Justin menilai, penyebaran Hantavirus yang sebelumnya dikaitkan dengan kapal pesiar MV Hondius harus menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Ini bukan penyakit main-main. Sejak pertama kali terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Kini, Singapura juga telah mengisolasi dua warganya yang diduga terpapar virus tersebut,” kata Justin.

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah melaporkan dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta.

“Kemenkes belum lama ini melaporkan ada dua warga negara kita yang menjadi suspek Hantavirus, satu di Jakarta dan satu lagi di Yogyakarta. Karena itu, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kasus ini lolos dan akhirnya menyebar lebih luas di Jakarta,” jelasnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Justin menekankan, pengawasan diperketat di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien suspek Hantavirus.

“Wilayah di sekitar tempat tinggal dan lokasi perawatan pasien harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virus ini menyebar ke orang lain,” ucapnya.

Ia mengingatkan, Hantavirus bukan penyakit yang bisa dianggap remeh karena berpotensi mematikan. Justin menyinggung delapan kasus yang dikaitkan dengan penyebaran virus di kapal pesiar MV Hondius, dengan tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.

“Virus ini juga mematikan. Memang hingga saat ini penyebarannya masih terbatas dan kita berharap tetap terkendali. Tetapi, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia akibat terjangkit virus tersebut. Jadi, kita harus serius menghadapinya,” jelasnya.

Terkait adanya satu suspek pasien di Jakarta, Justin mendorong Pemprov DKI segera mengambil langkah preventif guna mencegah penyebaran lebih luas.

“Perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan. Karena salah satu pasien terduga Hantavirus berada di DKI Jakarta, maka pergerakan dan riwayat interaksinya perlu ditelusuri. Harus diketahui pasien tersebut sebelumnya pergi ke mana saja dan berinteraksi dengan siapa saja,” tandasnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya