Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Rebound ke 4.723 Dolar AS di Tengah Kebuntuan Diplomatik AS-Iran

SELASA, 12 MEI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas spot berhasil bangkit dengan kenaikan 0,2 persen ke level 4.723,40 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Senin 11 Mei 2026, setelah sempat anjlok lebih dari satu persen di awal sesi perdagangan. 

Pemulihan ini didorong oleh aksi beli di harga rendah oleh investor yang mulai mengambil posisi menjelang rilis data penting inflasi Amerika Serikat, yaitu Consumer Price Index dan Producer Price Index. 

Harga emas berjangka Amerika Serikat cenderung stabil dan ditutup pada posisi 4.728,70 Dolar AS per ons seiring dengan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Federal Reserve yang diprediksi akan tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama.


Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kebuntuan diplomatik setelah Presiden Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran, yang meningkatkan risiko gangguan pelayaran di Selat Hormuz. 

Meski suku bunga tinggi biasanya menekan emas, ketegangan geopolitik dan ancaman inflasi energi menjaga daya tarik logam mulia sebagai aset aman, bahkan analis ING memproyeksikan harga bisa menyentuh 5.000 Dolar AS per ons pada akhir tahun. 

Di saat yang sama, harga logam mulia lainnya mencatatkan lonjakan signifikan. 

Perak melesat 6,6 persen ke 85,65 Dolar AS dan platinum naik 3 persen menjadi 2.116,72 Dolar AS meskipun pasar perhiasan di India sedang ditekan oleh imbauan pembatasan pembelian emas oleh pemerintah setempat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya