Berita

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Rabu, 6 Mei 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

IAW Dorong KPPU Usut Dugaan Persaingan Tak Sehat Microsoft vs Google

RABU, 06 MEI 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Indonesian Audit Watch (IAW) melayangkan pengaduan masyarakat (DUMAS) ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada Rabu, 6 Mei 2026. Pengaduan ini terkait dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat dalam proyek pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan.

Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil dengan memanfaatkan momentum sidang tindak pidana korupsi yang turut menyeret nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim.

“Kami dari IAW mencoba menelisik dan memanfaatkan momentum sidang tipikor Saudara Nadiem Makarim terkait kasus Chromebook. Fakta persidangan mengungkap adanya keberatan dari pihak Microsoft melalui Sekretariat Kabinet,” ujar Iskandar kepada media di Jakarta


Menurutnya, temuan dalam persidangan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi penegakan hukum di bidang persaingan usaha. Ia berharap KPPU dapat menggunakan fakta tersebut sebagai bukti permulaan untuk menelusuri lebih jauh dugaan praktik tidak sehat dalam proses pengadaan.

“Mumpung fakta persidangan itu sudah ada di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, kami berharap KPPU bisa memanfaatkannya sebagai bukti awal,” katanya.

IAW menilai indikasi yang muncul mengarah pada dugaan persaingan tidak sehat antara dua perusahaan teknologi global, Microsoft dan Google.

“Ini merupakan bukti permulaan adanya persaingan tidak sehat antara Microsoft versus Google,” tegas Iskandar.

Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak menjadi arena kepentingan korporasi asing, khususnya yang berpotensi memanfaatkan data masyarakat, termasuk data pelajar.

“Kita tidak ingin korporasi merusak negara dengan memanfaatkan data anak-anak sekolah untuk kepentingan mereka, termasuk dalam ekosistem Google dan mitranya, seperti PT Datascrip,” ujarnya.

Lebih lanjut, IAW meminta KPPU menjadikan momentum ini untuk melakukan pembenahan sistem pengawasan, agar praktik serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

“Kami berharap KPPU dapat melakukan pembenahan agar tidak ada korporasi asing yang menunggangi data penduduk Indonesia,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan terkait indikasi monopoli global, Iskandar menyebut kecenderungan tersebut terlihat dari fakta persidangan dan data yang dihimpun oleh IAW.

“Cenderung ke arah sana, berdasarkan fakta persidangan dan data yang kami ungkap,” katanya.

IAW juga menegaskan telah menyerahkan dokumen lengkap kepada KPPU, termasuk bahan yang sebelumnya disampaikan kepada Kejaksaan Agung.

“Dokumen pengadaan proyek tersebut sudah kami siapkan secara lengkap sejak pengaduan awal,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, IAW mendesak KPPU segera menggunakan kewenangannya untuk memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Microsoft.

“Berdasarkan fakta yang ada, kami meminta KPPU segera memanggil pihak Microsoft sebagai langkah awal,” tutup Iskandar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya