Berita

Ilustrasi bendera Iran, Israel dan Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Politik

Ada Dugaan Perang Iran Direkayasa untuk Keuntungan Tertentu

SENIN, 04 MEI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengakuan Menteri Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat, John Phelan bahwa dugaan perang tidak semata didasarkan pada kepentingan keamanan nasional, melainkan kalkulasi ekonomi global direspons pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah.

“Jika benar keputusan perang dikaitkan dengan harga minyak, dolar, dan emas, maka ini memperkuat tesis lama dalam geopolitik: perang modern sering kali adalah instrumen ekonomi,” kata Amir, dikutip Senin 4 Mei 2026.

Ia menambahkan, tudingan adanya keterlibatan korporasi besar dan jaringan internasional membuka kemungkinan bahwa konflik tersebut merupakan engineered war atau perang yang direkayasa untuk keuntungan tertentu.


Salah satu bagian paling tajam dari pengakuan Phelan adalah pengakuan superioritas Iran dalam konflik terakhir. Hal ini, menurut Amir, sangat signifikan.

“Jika benar Iran mampu menahan, bahkan mengalahkan tekanan militer Amerika, maka ini bukan sekadar kemenangan taktis. Ini adalah kemenangan psikologis global,” kata Amir.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya