Berita

Ilustrasi bendera Iran, Israel dan Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Politik

Ada Dugaan Perang Iran Direkayasa untuk Keuntungan Tertentu

SENIN, 04 MEI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengakuan Menteri Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat, John Phelan bahwa dugaan perang tidak semata didasarkan pada kepentingan keamanan nasional, melainkan kalkulasi ekonomi global direspons pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah.

“Jika benar keputusan perang dikaitkan dengan harga minyak, dolar, dan emas, maka ini memperkuat tesis lama dalam geopolitik: perang modern sering kali adalah instrumen ekonomi,” kata Amir, dikutip Senin 4 Mei 2026.

Ia menambahkan, tudingan adanya keterlibatan korporasi besar dan jaringan internasional membuka kemungkinan bahwa konflik tersebut merupakan engineered war atau perang yang direkayasa untuk keuntungan tertentu.


Salah satu bagian paling tajam dari pengakuan Phelan adalah pengakuan superioritas Iran dalam konflik terakhir. Hal ini, menurut Amir, sangat signifikan.

“Jika benar Iran mampu menahan, bahkan mengalahkan tekanan militer Amerika, maka ini bukan sekadar kemenangan taktis. Ini adalah kemenangan psikologis global,” kata Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya