Berita

Kepala Tanker Minyak Eureka (Foto: Reuters)

Global

Perairan Yaman Memanas, Kapal Tanker Eureka Dibajak dan Dibawa ke Somalia

MINGGU, 03 MEI 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jalur pelayaran internasional di sekitar Teluk Aden, Yaman kembali diteror aksi pembajakan setelah kapal tanker minyak Eureka disergap kelompok bersenjata tak dikenal dan kemudian dialihkan menuju pesisir Somalia.

Otoritas Penjaga Pantai Yaman atau Yaman Coast Guard pada Sabtu, 2 Mei 2027 mengonfirmasi bahwa kapal tersebut direbut di dekat Provinsi Shabwa, kawasan pesisir selatan Yaman yang berbatasan langsung dengan jalur maritim strategis dunia. 

"Para penyerang naik ke kapal, mengambil alih kendali, lalu mengemudikannya ke arah pantai Somalia," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Minggu, 3 Mei 2026. 


Mereka menegaskan operasi pelacakan sedang berlangsung guna memonitor pergerakan kapal sekaligus menyelamatkan awaknya.

“Lokasi kapal tanker telah ditentukan, dan pekerjaan sedang dilakukan untuk memantaunya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam upaya untuk menemukannya kembali dan memastikan keselamatan awaknya,” demikian pernyataan resmi Yaman Coast Guard.

Data pelayaran Marine Traffic menunjukkan Eureka merupakan tanker pengangkut produk minyak berbendera Togo yang terakhir tercatat berada di pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab, pada akhir Maret lalu. 

Hingga kini, identitas maupun jumlah awak kapal belum diungkap ke publik.

Insiden tersebut mempertegas kembalinya ancaman pembajakan Somalia yang sempat mereda selama lebih dari satu dekade setelah patroli internasional besar-besaran. 

Misi angkatan laut Uni Eropa, Operation Atalanta, bahkan mencatat sedikitnya tiga serangan maritim baru pada akhir April di kawasan tersebut.

Meski kawasan Laut Merah dan Teluk Aden tengah dibayangi ketegangan akibat perang AS-Israel melawan Iran sejak akhir Februari, belum ada indikasi langsung bahwa pembajakan Eureka terkait dengan konflik geopolitik itu. 

Bulan lalu sebuah tanker lain juga dilaporkan direbut kelompok perompak baru yang berbasis di Garacad, Puntland, Somalia timur laut, menandakan jaringan pembajakan di kawasan itu mulai bangkit dan kembali menjadi ancaman serius bagi perdagangan global.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya