Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Bisnis

Target Ekonomi 8 Persen Harus Disusun Secara Terukur

MINGGU, 03 MEI 2026 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menyampaikan dukungan terhadap optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi nasional, namun mengingatkan agar proyeksi yang disampaikan tetap realistis dan terukur.

Hal ini merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai arah pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju level 8 persen mulai terlihat dan berpotensi tercapai dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kita dukung dan berharap penuh ekonomi nasional tumbuh dengan baik dan berkualitas. Tumbuh dengan efek pemerataan kemakmuran yang maksimal,” ujar Anas lewat akun X miliknya, Minggu, 3 Mei 2026.


Meski demikian, Anas menilai pemerintah tidak perlu terlalu sering menyampaikan target pertumbuhan hingga 8 persen jika belum dapat dijelaskan secara konkret.

Menurutnya, capaian pertumbuhan di kisaran 5,5 persen dengan kualitas yang inklusif sudah tergolong baik. Bahkan, jika mampu menembus angka 6 persen, hal tersebut dinilai sangat positif bagi perekonomian nasional.

“Sebetulnya tidak perlu selalu bilang ekonomi akan segera tumbuh 8 persen. ‘Sudah kelihatan tanda-tandanya’. Jika ekonomi Indonesia tumbuh 5,5 persen dengan pertumbuhan yang inklusif berkualitas itu sudah bagus. Sangat-sangat bagus jika tembus menyentuh 6 persen,” tegasnya.

Anas menekankan pentingnya optimisme yang realistis dibandingkan dengan narasi yang dinilai sulit dijelaskan secara terang kepada publik dalam kondisi ekonomi saat ini.

“Optimis yang realistis lebih baik daripada menerangkan tanda-tanda mulai terlihat menuju 8 persen. Untuk keadaan sekarang ini sulit untuk menerangkannya dengan jelas,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak dalam upaya membangun argumentasi yang terlalu dipaksakan terkait target pertumbuhan tinggi.

“Yang wajar dan optimis terukur saja. Cukup demikian,” pungkasnya.

Di sisi lain, Anas menegaskan pihaknya tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperbaiki kehidupan rakyat serta meningkatkan martabat bangsa.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya