Berita

Bendera NATO. (Foto: Freepik)

Dunia

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

MINGGU, 03 MEI 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) langsung turun gunung setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan penarikan pasukan dari Jerman.

Juru bicara NATO, Allison Hart menyatakan tengah menjalin komunikasi intensif dengan Washington untuk mengetahui alasan dari rencana tersebut.

"Kami sedang bekerja sama dengan AS untuk memahami detail keputusan mereka mengenai postur kekuatan di Jerman," tulis Hart dalam platform X dikutip dari Anadolu pada Sabtu, 2 Mei 2026.


Hart menilai langkah tersebut menjadi sinyal kuat bagi negara-negara Eropa untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kekuatan militer AS. 

Ia menekankan pentingnya peningkatan investasi di sektor pertahanan agar Eropa dapat mengambil tanggung jawab lebih besar dalam menjaga keamanan kolektif.

Meski terjadi penyesuaian kekuatan, NATO tetap optimis terhadap kemampuan pertahanannya, sejalan dengan visi 

“Eropa yang lebih kuat dalam NATO yang lebih kuat,” katanya.

Di sisi lain, keputusan Pentagon menarik sekitar 5 ribu personel militer dari Jerman disebut tidak terlepas dari ketegangan politik antara Presiden AS Donald Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Sebelumnya, Merz melontarkan kritik tajam terhadap strategi perang AS di Iran yang dinilai tidak memiliki "strategi keluar" yang jelas. 

Ia bahkan menyebut Washington tengah "dipermalukan" oleh rezim Teheran dalam proses perundingan.

Menanggapi hal itu, Trump menyatakan sedang mengevaluasi pengurangan kehadiran militer AS di Jerman, yang mencerminkan adanya keretakan di internal NATO terkait kebijakan terhadap Iran.

Penarikan pasukan ini menandai babak baru hubungan transatlantik pada 2026, di mana negara-negara Eropa didorong untuk mempercepat penguatan dan modernisasi militer secara mandiri.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya