Berita

Sekretaris Jenderal DPP Perempuan Bangsa, Nur Nadlifah saat sarasehan bertajuk Ngobrol Lingkungan bersama para pegiat lingkungan Tengger di kawasan wisata Ranupani, Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto: Dok. DPP Perempuan Bangsa)

Nusantara

Perempuan Bangsa Ikut Gaungkan Aksi Kelestarian Alam di Ranupani

SABTU, 02 MEI 2026 | 14:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Peran keluarga penting dalam meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam, salah satunya di kawasan Ranupani, Lumajang.

Pembahasan itu yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Perempuan Bangsa, Nur Nadlifah saat sarasehan bertajuk Ngobrol Lingkungan bersama para pegiat lingkungan Tengger di kawasan wisata Ranupani, Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu, 2 Mei 2026.

“Kami hadir di sini tidak lain sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami melihat langsung bagaimana kondisi Ranupani hari ini, dan ini menjadi pengingat bahwa menjaga alam bukan sekadar wacana, tapi tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari diri kita sendiri,” kata Nur dalam keterangan resmi.


Untuk itu, Nur jmengajak masyarakat untuk tidak saling menunggu dalam menjaga lingkungan.

“Kesadaran lingkungan harus kita mulai dari diri kita sendiri, bukan dari orang lain. Karena itu mari kita jaga alam di sekitar kita, kita rawat lingkungan sebaik mungkin, agar warisan indah alam ini tidak berhenti di sini, tapi bisa dinikmati generasi mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, pemerhati alam dan ekologi Ranupani, Cak Yo, mengingatkan bahwa kerusakan alam akan selalu membawa konsekuensi bagi masyarakat sekitar.

Terlebih, kondisi Ranupani saat ini mengalami penyusutan yang cukup signifikan akibat sedimentasi.

"Dulu Ranupani ini luas, tapi sekarang menyusut karena sedimentasi tanah. Salah satu penyebabnya adalah perubahan lahan menjadi ladang pertanian. Ketika hujan turun, tanah terbawa aliran air dan akhirnya mengendap di Ranupani,” kata Cak Yo.

Maka dari itu, Cak Yo juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan konservasi tersebut.

“Tidak semua jenis pohon bisa ditanam di sini. Ranupani adalah kawasan konservasi, jadi kalau dipaksakan justru bisa merusak. Bahkan tanaman buah-buahan sulit untuk berbuah. Jenis tanaman yang cocok biasanya seperti cemara gunung, kesek khas Tengger, dan tunjung,” paparnya.

Cak Yo pun berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat, pegiat lingkungan serta pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian Ranupani sebagai salah satu kawasan penting di lereng Tengger.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya