Berita

Potongan video mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yang viral di media sosial terkait sosok Sekretaris Kabinet (Sekkab) Teddy Indra Wijaya (Foto: Istimewa)

Politik

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy

SABTU, 02 MEI 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Poros Profesional Terpadu untuk Indonesia Raya menyesalkan beredarnya video yang diduga berisi pernyataan Amien Rais terkait Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. 

Mereka menilai isi video tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Anggota Presidium Postidar, Ahmad Kailani, menyatakan bahwa tudingan dalam video itu tidak hanya tidak mendidik, tetapi juga berpotensi mengarah pada fitnah karena memberikan label tanpa dasar yang jelas.


“Tudingan yang disampaikan tidak hanya tidak mendidik, tetapi juga berpotensi menjadi fitnah karena memberi label tanpa dasar yang jelas,” ujar Ahmad dalam keterangan resmi, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menambahkan, tidak semua masyarakat memiliki kemampuan memadai untuk memverifikasi informasi. Karena itu, narasi yang tidak akurat berisiko menyesatkan opini publik.

“Sulit bagi saya memahami cara berpikir dan bertindak seperti itu. Melabelkan seseorang dengan tuduhan tanpa dasar yang valid adalah tindakan yang tidak pantas,” lanjutnya.

Senada, Ketua Pijar 98 sekaligus Presidium Postidar, Sulaiman Haikal, mendesak agar pernyataan tersebut segera diklarifikasi. Ia menilai penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak serius.

“Pernyataan seperti itu tidak pantas disampaikan oleh tokoh sebesar beliau. Jika ini bagian dari politik pecah belah, dampaknya sangat berbahaya bagi masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital turut menanggapi video yang beredar. Ia menyebut pihaknya telah mengidentifikasi adanya narasi yang mengarah pada fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal.

Menurutnya, video tersebut juga menyasar Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Digital pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum terverifikasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya